Sabtu, 07 April 2018

Tanda-tanda Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih - Gejala, penyebab dan mengobati, Ciri Ciri Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita, 12 Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK), 12 Gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Inilah Tanda-tanda Infeksi Saluran Kemih - Infeksi saluran kemih atau yang disebut juga ISK ini bisa terjadi akibat dari kebiasaan yang buruk seperti sering menahan air kencing, kurangnya mengkonsumsi air putih, katerisasi dan jenis penyakit lainnya yang menyertai infeksi saluran kemih.

Infeksi saluran kemih ini juga bisa disebabkan oleh kebiasaan buruk dalam hal seksual, misalnya seperti gonta-ganti pasangan yang mana kemungkinan besarnya salah satu diantaranya memiliki penyakit atau juga bakteri yang terdapat pada organ intimnya. Saluran kemih ini juga akan sangat mudah terjadi jika sistem daya tahan tubuh seseorang sudah mulai berkurang dan menurun, sehingga memungkinkan bakteri-bakteri apa saja mudah muncul dan bahkan mudah masuk ke dalam tubuh.

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih yang paling umum disebabkan memang tidak menimbulkan gejala, tapi infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh batu pada saluran kemih ataupun ginjal yang semakin memperburuk keadaan. Saluran kemih sendiri hanya menyerang pada tiap organ reproduksi dan bisa menyebar luas sampai ke organ-organ lainnya yang disertai dengan bakteri, jamur, dan kuman yang menyebabkan infeksi.

Akan tetapi dalam keadaan yang semakin buruk, infeksi saluran kemih ini bia menimbulkan gejala infeksi saluran kemih yang cukup dirasakan oleh penderitanya.

Tanda-tanda Penyakit Infeksi Saluran Kemih
Tanda-tanda infeksi saluran kemih, diantaranya:
1. Uretritis (radang uretra)
Saluran kemih yang menyerang dibagian uretritis menunjukkan gejala infeksi saluran kemih secara umum, seperti rasa panas yang ditimbulkan dibagian tersebut dan kencing nanah dari uretra.

Tanda-tanda penyakit infeksi saluran kemih yang seperti ini bisa terjadi pada mereka yang berusia dewasa muda dan umumnya disebabkan oleh mereka-mereka yang seringkali berganti pasangan yang terinfeksi.

2. Epididimitis (radang epididimis)
Saluran kemih yang terjadi di radang epididimis yang mengakibatkan perlunakan atau juga pembengkakan epididimis dan testis. Gejala-gejala yang ditimbulkan seperti skrotum memerah dan juga bengkak. Disertai dengan demam dan malaise. Kemungkinan adanya pernah mengalami sistitis yang sedang atau juga sebelumnya diderita oleh mereka-mereka yang berusia dewasa muda atau bahkan mereka-mereka yang berusia cukup tua pada penyakit prostat.

3. Prostatitis (radang prostat)
Tanda-tanda infeksi saluran kemih pada prostatitis terjadi dikarenakan seringnya seseorang menahan kencing yang tidak tertahan dan kemudian ketika berkemih terasa panas. Pada beberapa orang yang sudah mengalami hal ini, ketika berkemih disertai dengan adanya darah pada urin (hematuria) dan disertai juga rasa nyeri disekitar anus atau dubur. Beberapa orang-orang mungkin mengalami demam dan malaise. Prostatitis sendiri lebih sering mendera pada mereka-mereka yang usianya sudah tua sekitar 45 tahun keatas yang juga memiliki sistitis atau uretritis.

4. Pielonefritis (radang ginjal dan pielumnya)
Gejala infeksi saluran kemih yang ditimbulkan seperti malaise, demam, sakit pinggang. Umumnya diderita oleh mereka-mereka yang menderita obstruksi atau batu ginjal atau juga mereka yang baru saja mengalami sistitis.

5. Abses ginjal
Abses ginjal sendiri terjadi karena adanya suatu komplikasi daru pielonefritis yang gejalanya pun sama persis, seperti sakit pinggang yang cukup berat dirasakan. Umumnya terjadi pada orang yang memiliki daya tahan tubuhnya yang lemah dan bisa juga disebabkan oleh infeksi usus atau kulit.

6. Abses perirenal (abses di sekitar ginjal)
Abses perirenal biasanya terjadi pada orang yang menderita diabetes melitus yang bisa disertai dengan malaise, demam ringan, berat badan yang semakin menurun dan rasa sakit pada pinggang yang semakin berat. Hal ini disebabkan oleh abses ginjal yang sudah pecah.

7. Sistitis (radang kandung kemih)
Sistitis sendiri paling banyak terjadi kepada wanita, hal ini disebabkan oleh adanya suatu perubahan pada virus maupun bakteri yang terdapat pada vagina, vulva dan juga uretra. Sistitis yang banyak terjadi pada kaum wanita umumnya bisa ditularkan melalui hubungn intim (seksual) pada pasangan yang terinfeksi atau bisa juga terjadi karena buruknya pengosongan kandung kemih akibat kerusakan pada syaraf, katub uretra posterior konginetal dan juga penyempitan uretra.

Gejala yang timbul seperti rasa panas saat berkemih karena rasa ingin berkemih yang tidak tertahankan, bisa juga ditemukan darah yang bercampur dengan urin dan bisa disertai dengan spasme kandung kemih.

Cara Mengatasi Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Cara mengatasi atau mengobati infeksi saluran kemih yang bisa anda lakukan dirumah, anda bisa mencoba beberapa cara-cara dibawah ini seperti:

  • Sebaiknya cukupi kebutuhan air putih setidaknya 8-10 gelas per hari. Fungsinya untuk mengencerkan konsentrasi dari bakteri yang terkandung didalam kandung kemih. Dan seperti yang sudah kita ketahui bahwa tubuh manusia membutuhkan air sekitar 2 liter saja dalam sehari.
  • Jangan menahan kencing. Menahan kencing akan membuat bakteri menjadi semakin berkembangbiak. Hal ini adalah salah satu hal yang seringkali terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
  • Gunakan pakaian dalam yang berbahan dasar katun. Fungsinya untuk menjaga area alat vital anda supaya tetap dalam keadaan yang kering.
  • Hindari pemakaian celanan yang terlalu ketat. Hal ini dikarenakan bisa memicu terjadinya kenaikan suhu dan membuat vagina (miss V) menjadi berkeringat, sehingga area tersebut akan lebih mudah untuk dihinggapi oleh bakteri dan kuman.


Kira-kira seperti itulah pembahasan dari Inilah Tanda-tanda Infeksi Saluran Kemih tersebut. Untuk anda yang merasa ada gejala-gejala seperti yang disebutkan satu-persatu di atas, maka sebaiknya anda segera kunjungi dokter dan konsultasikan gejala-gejala yang anda rasakan. Terima kasih banyak kunjungannya...

Sumber : www.obatherballadyfem.com

11 Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Secara Tradisional

11 Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Secara Tradisional, Pengobatan Alami Infeksi Saluran Kemih Secara Tradisional, 8 Cara Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Secara Tradisional - Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) pada umumnya dialami oleh kaum wanita. Alasannya ialah letak uretra dan anus kaum wanita yang sangat dekat. Saluran kemih sendiri terdiri dari ureter, ginjal, kandung kemih dan juga uretra. Infeksi saluran kemih sendiri artinya ada jamur, bakteri dan juga virus yang menyerang saluran ini. Sedangkan imunitas tubuh tidak mampu lagi untuk melawan kuman-kuman dalam tubuh. Penyakit yang satu ini harus segera diobati dengan tepat dan cepat untuk mencegah masalah kesehatan yang jauh lebih serius lagi.

Ginjal adalah organ penting dalam tubuh yang bertugas mengeluarkan toksin serta zat-zat yang berbahaya dari darah lewat urin. Jika infeksi saluran kemih tersebut tidak segera diobati dengan tepat dan cepat, maka beresiko terkena penyakit infeksi ginjal.

Bahkan, pada sebagian kasus bisa menyebabkan gagal ginjal. Nah, sangat mengerikan sekali bukan? Jadi, gangguan seperti ini harus segera ditangani dengan baik dan benar, dan dengan pengobatan medis maupun tradisional.

Penyebab infeksi saluran kemih:

  • Staphylococcus saprophyticus.
  • Bakteri E. coli.
  • Penyakit kencing manis (diabetes melitus)
  • Proteus mirabilis.
  • Jamur candida albicans.
  • Bakteri yang biasanya menyerang saluran pencernaan.
  • Imunitas tubuh yang terlalu rendah.
  • Pemakaian obat antibiotik secara terus-menerus.


Gejala infeksi saluran kemih
Penyakit yang satu ini sering ditandai dengan adanya beberapa gejala seperti sakit pinggang, sakit punggung, mual, diare, rasa terbakar saat buang air kecil, demam tinggi, kelelahan, kencing terlalu sering, bengkak dibagian tubuh dan lain sebagainya.

11 Cara Efektif Mengobati Infeksi Saluran Kemih Secara Tradisional

Ada beberapa bahan-bahan alami yang diyakini bisa mampu mengatasi penyakit infeksi saluran kemih. Berikut di bawah ini kesebelas cara mengobati penyakit infeksi saluran kemih:

1. Bawang putih
Bawang putih mengandung zat senyawa allicin yang bersifat antibakteri, antijamur dan juga antiradang. Selain itu, bawang putih ini juga kaya akan zat antioksidan yang mampu menangkal berbagai macam jenis penyakit. Untuk mengobati infeksi ginjal, makan sebanyak 3 siung bawang putih saja, tapi yang masih mentah secara rutin setiap hari.

2. Teh jahe
Jahe sendiri mengandung gingerol yang sifatnya antibakteri yang cukup kuat, sehingga akan mampu melawan aktivitas bakteri didalam ginjal. Wedang jahe juga sangat membantu untuk mengobati penyakit infeksi saluran kemih. Cukup minum wedang jahe hangat dengan secara rutin, di pagi dan juga malam hari.

3. Kunyit
Infeksi saluran kemih bisa diobati secara alamiah dengan cara menggunakan kunyit. Rempah yang satu ini mengandung kurkumin yang bersifat anti-jamur, anti-bakterial dan anti-inflamasi. Ketiga sifat zat tersebut berperan penting untuk menghambat perkembangan seluruh jenis mikroba, sehingga kunyit sangat efektif dalam mengobati infeksi saluran kemih. Caranya ialah minum susu dan dicampur dengan bubuk kunyit.

4. Daun kumis kucing
Daun kumis kucing juga bisa mengobati infeksi saluran kemih secara tradisional. Caranya ialah rebus 10 lembar daun kumis kucing bersama air secukupnya saja. Kemudian biarkan air mendidih selama beberapa menit, lalu angkat. Minum airnya saja selagi masih hangat, dua kali dalam sehari masing-masing ½ gelas saja.

5. Jenis minum yang mengandung probiotik
Minuman probiotik kaya akan bakteri ramah yang sangat baik  untuk menjaga kesehatan usus, dan mencegah pembentukan batu ginjal.

6. Jus Peterseli
Peterseli adalah jenis sayuran yang kaya akan sodium, riboflavin, pottasium, tiamin, zat tembaga, vitamin A/B dan vitamin C. Jus peterseli merupakan solusi yang terbaik untuk membersihkan racun-racun didalam ginjal. Caranya, rebus 10 lembar daun peterseli dan dengan air secukupnya sampai mendidih selama beberapa saat saja. Kemudian, saring dan minum airnya setelah dingin. Jus peterseli ini bisa menjadi obat rumahan yang cukup efektif untuk mengatasi infeksi urin khususnya pada ginjal.

7. Gel lidah buaya
Cuci bersih gel lidah buaya dengan air yang mengalir, kemudian haluskan bersama dengan madu kedalam blender yang berisi air matang. Lidah buaya ini mampu mengeluarkan racun-racun didalam tubuh. Caranya, minum jus lidah buaya ini pada pagi dan malam hari, untuk mengobati penyakit infeksi saluran kencing.

8. Buah jeruk
Vitamin C didalam buah jeruk itu sangat berlimpah, dan bermanfaat untuk meningkatkan tingkat asam di ginjal. Hal ini sangat penting untuk mengobati infeksi saluran kemih, sebab bakteri akan sulit untuk tumbuh dan berkembangbiak. Perbanyaklah mengkonsumsi buah jeruk setiap hari, terutama setelah anda sarapan di pagi hari.

9. Cuka apel dan madu
Kedua bahan-bahan alami ini sangat efektif untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Cukup dengan mencampur sesendok makan duka dan dua sendok makan madu murni. Minumlah ramuan ini untuk mengatasi infeksi saluran kencing, khususnya ginjal.

10. Teh chamomile
Anda bisa membuat minuman teh herbal seperti chamomile, marshmallow atau juga golden rod yang bisa membantu dalam mengobati infeksi ginjal. Minum salah satu teh herbal yang disebutkan ini pada pagi dan sore hari.

11. Buah cranberry
Cranberry adalah jenis buah-buahan yang mampu menaikkan keasaman tubuh, sehingga bermanfaat untuk menumpas pembiakan bakteri dalam tubuh. Bagi penderita ISK, jus cranberry ini sangat membantu untuk mempercepat penyembuhan.

Itulah info tentang Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Secara Tradisional ini. Untuk mencegah penyakit yang satu ini, anda harus mengkonsumsi banyak air putih. Selain itu juga, jagalah kebersihan organ tubuh yang terutama setelah buang air kecil. Terima kasih banyak kunjungannya...

Sumber : www.obatherballadyfem.com

4 Penyebab Infeksi Saluran Kencing pada Wanita

4 Penyebab Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita, Infeksi saluran kemih - Gejala, penyebab dan mengobati, Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Penyebab Infeksi Saluran Kencing pada Wanita - Infeksi saluran kencing (kemih) atau disebut juga ISK adalah salah satu jenis penyakit infeksi yang menyerang daerah saluran kemih pada tubuh seseorang. Infeksi saluran kencing ini terjadi karena kuman atau bakteri yang masuk kedalam saluran kemih dan bergerak menuju ke uretra. Hal ini akan berlanjut menjadi infeksi bakteri yang bisa meluas pada kandung kemih, ginjal, saluran kencing dan juga uretra.

Gejala infeksi saluran kencing

Siapa tahu anyang-anyangan?? Apakah anda pernah merasakan sakit yang tidak nyaman ketika buang air kecil? Anyang-anyangan ini merupakan salah satu gejala terjadinya penyakit infeksi saluran kencing. Dan berikut di bawah ini beberapa gejala-gejala infeksi saluran kencing:

  • Air seni keluar seperti darah atau juga air seni berwarna keruh.
  • Anda sering merasa ingin buang air kecil.
  • Jika sudah kencing, air seni yang dikeluarkan tidak keluar banyak, dan malah disertai dengan rasa sakit.
  • Air seni akan berbau tak sedap.
  • Perut bawah disekitar kemaluan akan terasa kram dan juga tidak nyaman.
  • Suhu tubuh akan naik, sehingga terkadang terjadi demam.


Penyebab infeksi saluran kencing

1. Bakteri escherichia coli (E. Coli)
Yang paling sering sekali menjadi faktor penyebab infeksi saluran kencing yaitu bakteri yang bernama Escherichia Coli. Langkah pencegahan ISK yang bisa dilakukan ialah salah satunya dengan menjaga kebersihan di daerah kewanitaan dan juga mengurangi pemakaian atau penggunaan panty liner. Wanita juga seharusnya melakukan cebok itu dari arah depan ke belakang (dari vagina ke anis), bukannya sebaliknya. Cebok dengan arah dari depan ke belakang akan membuat anda beresiko membawa bakteri E. coli dari anus menuju ke vagina, sehingga menyebabkan infeksi saluran kencing.

2. Tidak membersihkan kelamin dengan baik dan benar
Bakteri-bakteri yang masuk melalui saluran uretra bisa menyebarkan infeksi pada kandung kemih. Biasanya akan terjadi penyebaran bakteri pada saat seseorang (anda) membersihkan alat kelamin atau sesudah buang air. Terkadang bakteri masih menempel dan bahkan berkembangbiak dengan begitu cepat, sehingga akan mengakibatkan infeksi kandung kemih.

3. Tidak buang aiir kecil setelah berhubungan intim (seksual)
Seks bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya. Biasanya bakteri-bakteri ini disebarkan melalui aktivitas seksual antara pria dan wanita. Bakteri-bakteri yang ditransfer dari usus akan melewati uretra, dan hal ini akan menyebabkan munculnya infeksi. Mengapa seringkali terjadi pada kaum wanita? Umumnya saluran uretra kaum wanita lebih pendek daripada uretra laki-laki. Maka sangat dianjurkan sekali bagi kaum wanita untuk buang air kecil sesudah mereka melakukan hubungan intim (seksual).

4. Kurang minum air
Ketika tubuh kekurangan minum, maka ginjal akan kehilangan cairan. Padahal, ginjal ini membutuhkan cairan supaya bisa berfungsi lebih baik. Ini akan membuat anda menjadi jarang untuk buang air kecil, sehingga urin pun menjadi lebih pekat. Kekurangan cairan pada ginjal akan memancing bakteri-bakteri berbahaya untuk menyerang, sehingga terjadilah infeksi saluran kencing. Maka tubuh sangat membutuhkan cukup banyak air untuk mencegah terjadinya infeksi pada organ tubuh lainnya.

Bagaimana cara mencegah infeksi saluran kencing?

  • Bersihkan alat kelamin dengan air yang bersih.
  • Jika membasuh vagina (khusus wanita), lakukan dengan cara membersihkan dari arah depan menuju ke belakang. Hal inii dilakukan supaya bakteri dari anus tidak menyebar luas ke organ intim.
  • Selalu mengganti pakaian dalam setiap hari atau dua kali sehari, jika anda merasa sudah tidak nyaman lagi.
  • Jangan biasakan untuk menahan kencing.
  • Minum air mineral yang cukup, minimal 8 gelas perhari.
  • Biasakan buang air kecil sebelum dan sesudah melakukan hubungan intim.


Nah, itu saja informasi pembahasan kali ini tentang Penyebab Infeksi Saluran Kencing pada Wanita tersebut. Jika anda merasakan gejala-gejala aneh seperti yang disebutkan di atas satu-persatu, sebaiknya segeralah anda periksakan dan konsultasikan ke dokter terdekat anda. Terima kasih banyak kunjungannya...

Sumber : www.obatherballadyfem.com

Cara Alami Sembuhkan Infeksi Saluran Kemih

8 Cara Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing, 6 Cara alami Mengobati Infeksi Saluran Kemih, 11 Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Secara Tradisional, Cara Alami Sembuhkan Infeksi Saluran Kemih

Cara Sembuhkan Infeksi Saluran Kemih - Anda sering sekali buang air kecil atau alias beser, berkemih terasa tidak tuntas, atau juga nyeri di perut bagian bawah merupakan tiga gejala infeksi saluran kemih yang paling umum terjadi. ISK atau infeksi saluran kemih adalah jenis infeksi yang terjadi pada saluran kemih yang mana terdiri dari ureter, ginjal, kandung kemih dan juga uretra. Infeksi ini bisa terjadi pada salah satu bagian organ kemih atau beberapa bagian sekaligus. Umumnya infeksi saluran kemih ini disebabkan oleh bakteri yang disebut dengan E. Coli. Tapi, tidak menutup kemungkinan ISK disebabkan juga oleh jamur dan virus.

Infeksi saluran kemih bisa menyerang siapa saja, tetapi paling sering korbannya yaitu kaum wanita. Penyebab infeksi saluran kemih pada wanita ialah karena saluran kemih kaum wanita sangat pendek, hanya sekitar 2-2,5 cm saja. Dan sementara kaum pria memiliki saluran kemih lebih panjang, sehingga lebih terlindungi dari kuman dan bakteri.

Umumnya, ISK ini diterapi dengan pemberian antibiotik, minum banyak air putih serta menjaga kebersihan area intim. Minum yang banyak serta menjaga kebersihan adalah wajib hukumnya, tapi mengkonsumsi antibiotik bisa ditunda dan digantikan dengan sebuah pengobatan alami.

Obat Alami

Menurut Dr. Andrew Weil, medical doctor dan sekaligus pendiri Arizona Center for Integrative Medicine, pengobatan alami jauh lebih aman bagi anda maupun juga bagi para penderita infeksi saluran kemih lainnya.

Buah cranberry, baik itu dalam bentuk aslinya, jus ataupun juga bentuk pil suplemen bisa membantu penderita infeksi saluran kemih. Sebuah penelitian yang dilansir oleh Cochrane Library (January 2008) telah menunjukkan bahwa cranberry ini mengandung zat senyawa yang bisa membuat bakteri sulit untuk melekat pada dinding kandung kemih, sehingga menurunkan resiko penyakit ISK. Minumlah sebanyak delapan sampai enambelas ons jus cranberry tanpa gula atau juga konsumsi sebanyak 500 mg ekstrak cranberry setiap hari.

Selain itu juga, anda bisa menambahkan asupan probiotik pada menu makan harian anda sehari-hari. Probiotik merupakan suplemen yang mengandung bakteri yang berguna dengan asam laktat bakteri. Penelitian telah menyatakan bahwa kaum wanita yang rajin mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung probiotik lebih jarang untuk terkena infeksi saluran kencing (kemih), mempunyai kesehatan yang baik, seimbang serta mengurangi populasi bakteri jahat didalam usus.

Kebutuhan probiotik bisa diperoleh dari produk susu, misalnya seperti kefir, yogurt, keju dan juga kemasan yang berbentuk tablet ataupun pil yang dijual di pasaran.

Supaya ISK tidak datang lagi, pastikan diri anda untuk melakukan kebiasaan berikut ini:

  • Jangan menunda berkemih.
  • Bersihkan organ intim, caranya dari depan ke belakang, hindari pemakaian produk pembersih organ intim yang mengandung wewangian.
  • Biasakan diri untuk menghindari uretra (saluran kemih) teriritasi oleh bakteri.
  • Tetap teruskan kebiasaan untuk meminum air putih secukupnya. Dengan membuang air kencing sesering mungkin, maka akan bisa mencegah bakteri untuk berkembangbiak didalam kandung kemih. Bakteri tersebut bisa dikeluarkan secara bersamaan dengan urin.


Demikian pembahasan tentang Cara Sembuhkan Infeksi Saluran Kemih. Mudah-mudahan anda suka dan tertarik dengan pembahasan mengenai tips kesehatan yang satu ini. Apabila anda memiliki gejala-gejala yang disebutkan seperti di atas, alangkah baiknya segeralah berkonsultasi ke dokter. Terima kasih banyak kunjungannya...

Sumber : www.obatherballadyfem.com

Jumat, 06 April 2018

Perawatan Alami untuk Obat Infeksi Saluran Kencing

Perawatan Alami untuk Obat Infeksi Saluran Kencing, 8 Cara Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing, 11 Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih Secara Tradisional

Perawatan untuk Obat Infeksi Saluran Kencing - Infeksi saluran kencing merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup umum dan bisa terjadi kepada anak-anak maupun juga orang yang sudah berusia lanjut. Infeksi ini akan menyerang dibeberapa bagian sistem kemih seperti ureter, uretra, ginjal dan juga kandung kemih.

Infeksi yang paling sering sekali terjadi biasanya menyerang dibagian saluran kemih dan juga kandung kemih. Penyakit seperti ini lebih sering menyerang kaum wanita daripada kaum pria. Infeksi saluran kencing ini biasanya harus mendapatkan perawatan yang intensif sebelum infeksi tersebut menyebar luas kebagian ginjal. Jika infeksi tersebut sudah menyebar luas kebagian ginjal, maka bisa menyebabkan beberapa jenis penyakit lanjutan pada organ ginjal.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) biasanya tidak menyebabkan beberapa gejala-gejala khusus. Biasanya penderitanya tidak menyadari jika mereka terkena penyakit ISK. Akan tetapi jika infeksi saluran kemih tersebut memang terjadi, maka bisa menggunakan obat infeksi saluran kencing. Berikut dibawah ini beberapa tanda atau gejala yang perlu diwaspadai:

  • Keinginan untuk buang air kecil secara terus-menerus.
  • Saat buang air kecil terasa panas.
  • Saat buang air kecil terasa sakit dibagian bawah kantung kemih.
  • Warna urin keruh dan tidak jernih.
  • Saat buang air kecil, urine keluar disertai dengan darah.
  • Merasakan sakit dibagian panggul pada penderita wanita.
  • Merasakan sakit dibagian dubur jika terjadi pada pria.


Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Penyakit yang menyebabkan ISK biasanya bisa terjadi karena adanya bakteri yang masuk ke saluran kemih yang melalui uretra. Kemudian bakteri tersebut berkembangbiak dan masuk kedalam kandung kemih. Biasanya di saluran kandung kemih seseorang memang terdapat bakteri khusus yang menangkal kuman supaya tidak masuk ke kandung kemih. Tetapi sistem ini tidak bekerja secara maksimal ketika kekebalan tubuh seseorang sedang melemah. Berikut ini adalah jenis-jenis bakteri penyebab infeksi saluran kemih.

Infeksi Kandung Kemih Sistitis
Infeksi kandung kemih yang terjadi dibagian kandung kemih bisa disebabkan oleh jenis bakteri yang bernama Escherichia coli. Infeksi seperti ini bisa disebabkan karena jarak antara organ intim kewanitaan dengan lubang dubur yang terlalu dekat.

Infeksi Kandung Kemih Uretra
Infeksi yang terjadi pada uretra bisa disebabkan karena penyebaran bakteri dari anus ke uretra. Infeksi seperti ini bisa terjadi karena jarak antara organ kewanitaan yang dekat dengan lubang anus dan saluran kencing. Selain itu juga, infeksi ini bisa terjadi karena penyakit menular seksual seperti herpes dan klamidia.

Perawatan untuk Infeksi Saluran Kencing

Biasanya infeksi saluran kencing ini akan diobati dengan menggunakan beberapa jenis antibiotik. Tapi pada tingkat-tingkat tertentu, antibiotik sendiri tidak bisa bekerja secara maksimal, sehingga bakteri akan sulit untuk dihilangkan. Berikut dibawah ini beberapa obat infeksi saluran kencing yang bisa dilakukan di rumah:

Minum Banyak Air
Mengkonsumsi banyak air minum merupakan salah satu obat alami infeksi saluran kencing yang sangat aman dan bahkan bisa dilakukan semua orang. Ketika anda banyak meminum air, maka anda akan semakin sering pula untuk buang air kecil. Bakteri yang berada didalam saluran kencing serta kandung kemih bisa keluar secara bersamaan dengan urin. Jadi, usahakan supaya anda minum air minimal sebanyak 8 gelas dalam perhari.

Jangan Menahan Buang Air Kecil
Salah satu kebiasaan yang buruk dan menyebabkan ISK terjadi yaitu menahan saat buang air kecil. Beberapa orang-orang memang malas sekali melakukan hal seperti ini dan jika hal ini terus terjadi maka akan bisa menyebabkan perkembangan bakteri yang akan disalurkan kedalam saluran kencing dan juga kandung kemih. Ketika menahan air kencing, maka ada banyak sekali bakteri-bakteri yang berkumpul dan berkembang dikandung kemih. Tapi ketika anda sering sekali membuang air kencing, maka ada banyak bakteri-bakteri yang dikeluarkan dari kandung kemih dan juga saluran kencing.

Larutan Air Baking Soda
Larutan ini sangatlah ampuh sekali untuk mengatasi masalah penyakit infeksi saluran kencing. Jika anda merasakan adanya rasa panas yang berlebihan ketika buang air kecil, maka itu bisa menjadi suatu pertanda yang serius. Cara untuk mengatasi gejala seperti ini bisa dengan melarutkan satu sendok teh baking soda kedalam satu gelas air putih. Kemudian aduk perlahan-lahan dan minum pada pagi hari. Air dari baking soda ini bermanfaat sebagai larutan alkali yang akan membuat bakteri didalam saluran air kencing musnah dan bahkan bakteri baik pun akan tumbuh kembali. Hindarilah mengkonsumsi garam selama anda melakukan terapi yang satu ini untuk mencegah sakit ginjal.

Minuman Jus Seledri
Seledri merupakan salah satu jenis sayur-sayuran yang mengandung zat senyawa khusus dan bersifat diuretik. Anda bisa membuat jus seledri dari seledri yang masih segar. Terapi dengan jus seledri selama satu hari sekali akan membantu anda bisa membuang air kecil dengan sangat lancar. Ketika anda tidak memiliki masalah dengan buang air kecil, maka bakteri didalam kandung kemih bisa mati dan bahkan bisa keluar dari saluran kencing.

Makan Mentimun
Mentimun juga salah satu jenis sayur-sayuran yang bisa memberikan efek menyegarkan. Mentimun ini banyak mengandung gel alami dan juga air yang cukup banyak. Mentimun ini mengandung berbagai macam nutrisi seperti serat, mineral, vitamin C dan air. Makan mentimun bisa membuat saluran kencing menjadi lebih lancar. Hal ini akan mendorong supaya penderita bisa buang air kecil dengan baik, sehingga bisa mengurangi rasa panas dan kesulitan buang air kecil.

Obat infeksi saluran kencing bisa didapatkan secara alami dari berbagai jenis-jenis buah dan sayuran. Penyakit seperti ini bisa diobati dengan cara yang aman. Selain itu juga, memperhatikan kesehatan serta kebersihan saluran kencing bisa menjadi cara untuk mencegah infeksi saluran kencing terjadi. Jika penderita merasakan sakit yang jauh lebih parah, maka sebaiknya anda segera konsultasi dengan dokter.

Terima kasih banyak untuk pengunjung yang sudah mau menyimak ulasan Perawatan untuk Obat Infeksi Saluran Kencing ini. Mudah-mudahan ulasannya bermanfaat dan berguna bagi anda-anda sekalian...

Sumber : www.obatherballadyfem.com

6 Cara alami Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih - Gejala, penyebab dan mengobati, Obat Yang Tepat Untuk Isk (Infeksi Saluran Kemih), Cara sederhana Mengobati Infeksi Saluran Kemih di Rumah Tanpa

Cara alami Mengobati Infeksi Saluran Kemih - Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang paling penting. Ginjal bertugas untuk menyaring dan juga mengeluarkan zat-zat berbahaya serta racun dari darah yang melalui urin. Apakah anda sendiri terkena infeksi saluran kemih? Jika infeksi saluran kemih (ISK) tidak segera diobati, maka itu bisa menyebabkan penyakit ginjal. Dalam kasus yang parah, bahkan itu bisa menyebabkan gagal ginjal. ISK atau infeksi saluran kemih sendiri lebih sering terjadi kepada kaum wanita  karena letak dari uretra dan anus wanita saling berdekatan. Berikut dibawah ini keenam cara alami mengobati infeksi saluran kemih:

1. Jahe
Jahe merupakan salah satu obat yang cukup efektif untuk infeksi saluran kemih. Jahe sendiri mengandung bahan aktif yang dikenal dengan 'Gingerol' yang mana merupakan agen antibakteri yang bisa menghambat penyebaran bakteri didalam ginjal. Cara untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih, anda bisa mengkonsumsi wedang jahe secara rutin dan teratur.

2. Probiotik
Anda harus mempunyai populasi bakteri ramah yang dikenal dengan 'probiotik' didalam usus anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa mikroorganisme ini bisa meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan juga mencegah terbentuknya batu ginjal.

3. Cuka sari apel
Anda bisa mencampurkan madu dan cuka sari apel untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Campurkan 2 sdm madu dengan 1 sdm cuka sari apel. Minuman campuran ini harus dikonsumsi oleh orang-orang yang khusus terkena infeksi saluran kemih setiap hari.

4. Lidah buaya
Lidah buaya bisa menghilangkan racun-racun keluar dari tubuh melalui mekanisme pembersihan yang efektif. Mengkonsumsi jus lidah buaya dua kali dalam sehari bisa membantu mengobati infeksi saluran kemih.

5. Cranberry
Cranberry bisa menjadi obat yang sangat mujarab untuk melawan infeksi saluran kemih. Sebab, buah yang satu ini bisa meningkatkan tingkat keasaman tubuh yang bisa membasmi perkembangan bakteri dalam tubuh.

6. Kunyit
Kunyit merupakan jenis obat alami yang mujarab dalam mengatasi infeksi saluran kemih serta mempercepat proses pemulihan pasien ISK. Kunyit mengandung bahan aktif yang dikenal dengan 'Kurkumin' yang merupakan agen antibakteri, antiinflamasi dan juga antijamur yang sangat kuat dan bisa membantu dalam menghambat pertumbuhan serta penyebaran semua jenis mikroba.

Nah, inilah Cara alami Mengobati Infeksi Saluran Kemih yang ampuh untuk anda coba praktekan dirumah. Jika anda tidak percaya, silahkan coba saja ikuti langkah-langkah diatas, tetapi sebelum anda melakukan cara-cara ini ada baiknya anda konsultasi terlebih dahulu ke dokter. Terima kasih banyak kunjungannya...

Sumber : www.obatherballadyfem.com

Pengertian Tentang Sepsis

Sepsis - Gejala, penyebab dan mengobati, Sepsis : Sepsis adalah - Gejala - Penyebab, Sepsis : Definisi, Gejala, Penyebab, dan Pengobatan, Apa itu Sepsis: Gejala, Penyebab, Diagnosis, dan Cara Mengobati

Penjelasan Tentang Sepsis - Sepsis adalah kondisi sakit parah yang diakibatkan peradangan seluruh tubuh yang disebabkan oleh infeksi, hal ini terjadi ketika aliran darah dipenuhi oleh zat kimia yang dilepaskan oleh tubuh dengan tujuan untuk melawan infeksi tersebut, tetapi upaya sistem imun ini justru bisa memicu respon inflamasi seluruh tubuh dan juga memicu kerusakan beberapa sistem organ, menyebabkan organ-organ penting gagal bekerja.

Banyak sekali yang mengira bahwa sepsis ini sama dengan septikemia atau infeksi darah, pemahaman yang seperti ini sangat kurang tepat dikarenakan pada sepsis infeksi tidak hanya terjadi pada darah saja, namun juga organ-organ diseluruh tubuh. Adapun septikemia ialah suatu kondisi yang terjadi akibat masuknya bakteri-bakteri ke aliran darah yang bisa memicu sepsis.

Waspadalah, siapa saja bisa mengalami sepsis, tetapi umumnya dialami oleh orang-orang yang usia lanjut atau orang dengan sistem kekebalan tubuhnya yang lemah. Jika pengobatan dini segera dilakukan, biasanya dengan antibioktik dan juga sejumlah besar cairan infus, maka kesempatan untuk bertahan hidup bisa jauh lebih baik lagi.

Sepsis
Seseorang telah dikatakan mengalami masalah sepsis, jika mereka menunjukkan setidaknya dua dari kriteris sepsis seperti berikut ini, dan ditambah adanya infeksi pada tubuh:

  • Suhu tubuh diatas 101 F (38,3 C) atau dibawah 96,8 F (36 C)
  • Denyut jantung lebih cepat dari 90/menit
  • Laju pernapasan lebih cepat dari 20 kali dalam per menit


Sepsis berat
Seseorang telah dikatakan masuk kedalam sepsis berat, jika kriteria diatas telah terpenuhi dan disertai dengan minimal salah satu gejala-gejala seperti berikut ini:

  • Cairan urin yang keluar hanya sedikit, atau penurunan output urine
  • Status mental, mental mendadak berubah, misalnya saja kesadaran menurun
  • Penurunan jumlah trombosit
  • Sulit untuk bernapas
  • Ketidaknormalan fungsi jantung dalam memompa darah
  • Sakit perut


Syok septik
Seseorang bisa didiagnosis syok sepsis jika mengalami sepsis yang berat dan ditambah dengan tekanan darah yang sangat rendah yang tidak bisa diatasi dengan pemberian cairan (infus) sederhana.

Kasus sepsis yang paling sering dialami oleh orang-orang yang dirawat dirumah sakit. Orang-orang di unit perawatan intensif (ICU) sangat rentan terhadap infeksi yang kemudian bisa menyebabkan sepsis.

Meskipun sepsis ini adalah penyakit yang berpotensi mengancam nyawa seseorang, tetapi kondisi ini berkisar dari ringan sampai berat. Pada kasus sepsis yang ringan kemungkinan selamat lebih tinggi. Sedangkan pada kasus sepsis yang berat seperti syok septik ini memiliki tingkat kematian 50%.

Syok septik atau sepsis berat juga bisa menyebabkan komplikasi. Gumpalan darah bisa membentuk diseluruh tubuh. Gumpalan darah ini akan menghambat aliran darah dan oksigen ke organ-organ vital serta bagian tubuh lainnya. Hal ini bisa meningkatkan resiko kegagalan organ serta kematian jaringan.

Berbagai Penyebab Sepsis

Semua jenis infeksi baik itu bakteri, virus maupun juga jamur bisa menyebabkan sepsis, tetapi kondisi infeksi yang paling seringkali menyebabkan sepsis yaitu sebagai berikut ini:

  • Pneumonia atau paru-paru basah
  • Infeksi ginjal
  • Infeksi perut
  • Infeksi darah (bakteremia)


Faktor pendukungnya antara lain ialah:

  • Lansia dan anak-anak. Lansia diatas usia 65 tahun merupakan kelompok usia yang lebih rentan untuk mengalami sepsis. Anak kecil juga rentan sekali mengalami sepsis dikarenakan sistem imun mereka yang belum berkembang sepenuhnya.
  • Bakteri Resisten. Banyak sekali jenis bakteri yang sudah kebal dan bisa melawan efek dari antibiotik yang sudah pernah digunakan untuk membunuh bakteri kerabatnya. Bakteri yang resisten terhadap antibiotik seringkali menjadi akar penyebab infeksi yang mana akhirnya bisa memicu sepsis.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah. Pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuhnya lemah, misalnya bagi penderita HIV, menjalani pengobatan kanker atau juga obat-obatan transplantasi.
  • Memiliki luka atau cidera seperti luka bakar.
  • Sudah sangat sakit, sering di unit perawatan intensif sebuah rumah sakit.
  • Memakai perangkat invasif, seperti kateter intravena.


Diagnosis

Apabila anda memiliki gejala sepsis, maka dokter akan merekomendasikan tes untuk memastikan dan menentukan tingkat keparahan infeksi yang anda alami. Salah satu tes yang pertama dilakukan ialah tes darah. Darah akan diperiksa untuk mengetahui kondisi terkait sebagai berikut ini:

  • Infeksi
  • Masalah pembekuan
  • Masalah fungsi hati dan fungsi ginjal
  • Penurunan jumlah oksigen
  • Ketidakseimbangan mineral yang disebut 'elektrolit' yang mempengaruhi jumlah air didalam tubuh serta keasaman (pH) darah


Tergantung pada gejala yang dialami anda dan berdasarkan hasil tes pemeriksaan darah, lebih lanjut lagi dokter bisa menganjurkan pemeriksaan jika diperlukan, termasuk:

  1. Tes urine (memeriksa bakteri didalam urin)
  2. Tes sekresi luka (memeriksa luka yang terbuka untuk infeksi)
  3. Tes sekresi lendir (mengidentifikasi kuman yang menyebabkan infeksi)


Apabila dokter tidak bisa menentukan sumber infeksi dengan menggunakan tes-tes seperti di atas, maka dokter pun akan menganjurkan pemeriksaan yang bertujuan untuk melihat atau memantau organ-organ didalam tubuh, beberapa pilihan tes pemeriksaan antara lain seperti:

  • Sinar-X atau Rongsen untuk melihat kondisi organ paru-paru dan tulang
  • Computed tomography (CT) scan untuk melihat kemungkinan infeksi di usus buntu, pankreas atau daerah usus
  • Ultrasound (USG) untuk melihat infeksi dikandung empedu atau ovarium
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang bisa mengidentifikasi infeksi jaringan lunak


Pengobatan Sepsis

Sepsis bisa dengan cepat berkembang menjadi syok septik dan bahkan kematian jika tidak segera diobati. Dokter akan menggunakan sejumlah obat-obatan untuk mengobati sepsis, termasuk:

  • Antibiotik melalui IV atau langsung disuntikkan ke pembuluh darah untuk melawan infeksi. Pengobatan dengan antibiotik sendiri harus dimulai segera, dalam waktu enam jam pertama. Awalnya akan diberikan antibiotik spektrum luas, yang efektif terhadap berbagai jenis bakteri. Setelah mempelajari hasil tes darah, maka dokter mungkin akan beralih ke antibiotik yang berbeda yang lebih tepat terhadap bakteri penyebab infeksi.
  • Obat vasoaktif ini untuk meningkatkan tekanan darah. Disebut juga sebagai agen vasopresor. Jika tekanan darah seseorang tetap begitu rendah dan bahkan setelah menerima cairan infus, maka mungkin akan diberikan obat-obatan vasopressor ini yang bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah serta membantu meningkatkan tekanan darah.
  • Insulin untuk menstabilkan gula darah
  • Kortikosteroid untuk mengurangi peradangan
  • Obat penghilang rasa sakit


Sepsis berat sendiri mungkin juga memerlukan sejumlah besar cairan IV (infus) dan respirator untuk bernafas. Dialisis atau cuci darah mungkin diperlukan apabila ginjal juga ikut terkena. Kita tahu bahwa ginjal itu berperan untuk penyaring limbah yang berbahaya dalam darah serta mengatur keseimbangan garam atau elektrolit dan juga cairan. Cuci darah dimaksudkan untuk menggantikan fungsi ginjal tersebut, karena ginjal sedang terganggu fungsinya.

Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan guna menghilangkan sumber infeksi, termasuk juga menguras abses nanah atau menghapus jaringan yang terinfeksi.

Sangat penting sekali untuk diingat bahwa sepsis ini adalah keadaan darurat medis yang setiap menit dan jam-nya bisa menyebar dengan begitu cepat. Oleh sebab itulah, apabila ada yang mengalami gejala-gejala seperti yang sudah disebutkan di atas, maka segeralah memeriksakan diri anda ke dokter atau rumah sakit.

Terima kasih sudah mau menyimak artikel Penjelasan Tentang Sepsis ini, dan semoga para penyimak mendapatkan manfaat serta pengetahuan tambahan terkait kesehatan. Sekali lagi terima kasih banyak atas kunjungannya...

Sumber : www.obatherballadyfem.com